Sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian Badak Kalimantan, pada Rabu, 5 November 2024, dilakukan proses Assisted Reproductive Technology (ART) dari badak betina bernama Pahu, yang tinggal di Suaka Badak Kelian.
Proses ini menjadi bukti kolaborasi hebat antara Kementerian Kehutanan (BKSDA Kalimantan Timur), IPB University, Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research (IZW) Jerman, Aliansi Lestari Rimba Terpadu (ALeRT) dan mitra BKSDA Kalimantan Timur yang bersama-sama berjuang untuk pelestarian Badak Kalimantan di Indonesia.
Semoga proses ini dapat membuahkan hasil dan Badak Pahu ada keturunannya