Menggandeng Masyarakat untuk Mentok Rimba Lestari

Pada 21 Mei 2025, masyarakat Desa Rajawali dan Rawa Betik berkumpul di Balai Kampung Rajawali dalam sebuah kegiatan penting: sosialisasi konservasi Mentok Rimba. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Resort Umbul Salam, SPTN II Bungur, dan merupakan inisiatif bersama antara Balai Taman Nasional Way Kambas, ALeRT, KPH Way Terusan-Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap perlindungan dan pelestarian satwa liar di Taman Nasional Way Kambas, khususnya Mentok Rimba (Asarcornis scutulata) spesies langka yang kini berstatus Kritis dan semakin terancam punah.

Mentok Rimba, Mentok Rimba, burung cantik penghuni rawa dan bantaran sungai ini, tak jarang terlihat di sekitar desa penyangga. Itulah sebabnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci agar Mentok Rimba tetap aman dan habitat alaminya terjaga. Melalui pendidikan, kampanye, dan penyebaran informasi yang tepat, masyarakat diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian spesies langka ini. Melalui pendidikan, kampanye, dan dialog terbuka, masyarakat diajak untuk menjadi bagian dari barisan terdepan konservasi.

Konservasi bukanlah beban satu pihak, ini adalah tanggung jawab bersama.
Mari kita jaga hutan, lindungi Mentok Rimba, dan wariskan alam yang lestari untuk masa depan yang lebih baik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *