Pada tanggal 26 Mei 2025, berlangsung sebuah diskusi hangat di Balai Taman Nasional Ujung Kulon. Diskusi ini menjadi pembuka dari rangkaian pelatihan Integrated Prevention Model (IPM) dan SMART Profiles yang akan segera dilaksanakan. Dalam suasana kolaboratif dan penuh semangat, para peserta diskusi dari Balai TNUK, mitra konservasi dari ALeRT dan WCS Indonesia Program, serta para pelatih dari LEAD Conservation dan ReWILD saling berbagi pandangan, pengalaman, dan harapan untuk memperkuat perlindungan kawasan konservasi.
Momen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk menyamakan pemahaman terhadap materi pelatihan, tapi juga sebagai ruang untuk menyampaikan masukan demi pengembangan pendekatan yang lebih efektif di lapangan. Harapannya, pelatihan yang akan berlangsung bisa mendorong kerja konservasi yang lebih adaptif, berbasis data, dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.

