Penilaian Penghidupan Berkelanjutan Bersama Masyarakat Pesisir Ujung Jaya

Sobat rimba, Taman Nasional Ujung Kulon memiliki kawasan perairan yang terjaga dan kaya akan sumber daya alam, hingga kini kelestariannya juga mempengaruhi perairan disekitarnya dan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat lokal.

Inisiatif Community-Based Coastal Management (CBCM) dimulai pada tahun 2025 sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan pesisir. Sebagai tindak lanjut, Balai TNUK bersama ALeRT dan masyarakat Desa Ujung Jaya melaksanakan Sustainable Livelihood Analysis (SLA) pada 4–9 Februari 2026 di Desa Ujung Jaya.

SLA bertema “Ekosistem Livelihood Masyarakat Pesisir” ini menjadi bagian dari langkah membangun pagar ekonomi yang memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat agar konservasi dan kesejahteraan bisa berjalan beriringan.

SLA diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat dalam implementasi CBCM nantinya yang efektif, berbasis bukti, serta menempatkan masyarakat lokal sebagai subjek utama dalam pelaksanaan pengelolaan pesisir. Mendorong keseimbangan antara konservasi dan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *