Restorasi Ekosistem dan Manajemen Habitat

Ekosistem yang sehat adalah dasar dari ketahanan biodiversitas. Untuk menjamin hal ini, ALeRT mengimplementasikan inisiatif restorasi habitat di TN Way Kambas dan manajemen habitat di Suaka Badak Kelian.

Camp Restorasi Hutan "Mentru Kembar" di Taman Nasional Way Kambas

Reforestasi di TN Way Kambas

Program reforestasi merupakan program pertama yang dilakukan oleh ALeRT bersama Balai TN Way Kambas pada 2010. Program ini sudah berjalan 15 tahun dan ALeRT telah membangun 7 lokasi reforestasi berbasis pengamanan kawasan bersama masyarakat di TN Way Kambas dengan luas total penanaman sekitar 650 hektar

Reforestasi berbasis pengamanan ini menggabungkan program reforestasi dengan kegiatan pengamanan area pemulihan. Program reforestasi ini bekerja dengan 3 lapisan utama yaitu; 1. Reforestasi untuk membuat kepadatan pohon, 2. Penanggulangan kebakaran hutan untuk mengamankan area dan menghindari kerusakan pada vegetasi, dan penegakan hukum untuk mengurangi aktivitas ilegal yang mengakibatkan kebakaran hutan.

Berkat reforestasi berbasis pengamanan, selain berhasil merestorasi 650 hektar, ALeRT dan Balai TN Way Kambas juga berhasil melakukan penjagaan proses suksesi alami seluas 2,000 hektar kawasan di sekitar lokasi penanaman. Tumbuhan yang ditanam pada area pemulihan merupakan tumbuhan tahan api untuk mendorong tingkat keberhasilan reforestasi yaitu tanaman jenis puspa (Schima waliicii), tanaman perintis, dan tahan api dengan tingkat tumbuh yang cepat seperti laban, sungkai, pulai, dan ketapang. Hingga saat ini, setidaknya 31 jenis tanaman telah berhasil ditanam di area pemulihan.

Program reforestasi juga ikut melakukan pengayaan jenis pohon buah atau pakan satwa sebagai upaya meningkatkan daya tarik habitat, sehingga mendorong satwa liar kembali ke area pemulihan.

Tim reforestasi yang dibentuk oleh Balai TN Way Kambas dan ALeRT terdiri dari masyarakat lokal yang diberdayakan dengan harapan pelibatan masyarakat lokal mampu menjamin keberlanjutan program pemulihan ekosistem di TN Way Kambas.

Manajemen Habitat di Suaka Badak Kelian

Persemaian Tanaman Pakan Badak di Suaka Badak Kelian

Manajemen habitat di Suaka Badak Kelian difokuskan untuk mendukung kebutuhan perawatan dan kesejahteraan badak sumatra betina, Pahu, selama berada di kawasan suaka.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, fasilitas nursery atau persemaian pakan dibangun pada 2018 dan mulai beroperasi pada 2019. Nursery dikelola oleh tim manajemen habitat yang terdiri dari Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dengan tujuan memastikan ketersediaan pakan yang stabil, berkualitas, dan berkelanjutan.

Sebelum adanya nursery, kebutuhan nutrisi Pahu dipenuhi dari vegetasi alami di sekitar kawasan SBK. Namun, guna menjamin konsistensi pasokan dan mengurangi tekanan terhadap vegetasi liar, pengembangan nursery menjadi langkah strategis dalam sistem pengelolaan habitat di SBK.

Hingga saat ini, lebih dari 20 jenis tanaman pakan telah berhasil dibudidayakan untuk mendukung kebutuhan nutrisi harian Pahu.